Anda dapat mengatur hak akses file dengan perintah chmod. Kedua user, root dan pemilik file dapat mengatur hak akses file. chmod memiliki dua mode, simbolik dan numerik.
Mode Simbolik
Mode simbolik cukup mudah diingat.
Pertama, Anda memutuskan apakah Anda mengatur hak akses bagi pengguna (u), kelompok (g), lainnya (o), atau ketiganya (a).
Kemudian, Anda menambahkan izin (+), hapus (-), atau menghapus izin sebelumnya dan menambahkan yang baru (=).
Selanjutnya, Anda memutuskan apakah Anda mengatur izin read (r), write (w), atau execute (x). Terakhir, Anda akan memberitahu chmod, hak akses file mana yang ingin Anda ubah.
chmod = change mode, adalah
command pada Linux yang berfungsi untuk mengurangi atau memberikan izin (akses) pada suatu file atau direktori dan user serta grup.
Contoh penggunaan :
Menghapus semua hak akses tetapi menambahkan izin write untuk semua orang :
$ chmod a=r contohfile
Setelah perintah, izin file itu akan menjadi -r--r--r--
$ chmod g+x contohfile
Setelah perintah, izin file itu akan menjadi -r--r-xr--
$ chmod u+wx contohfile
Setelah perintah, izin file itu akan menjadi -rwxr-xr--
$ chmod ug-x contohfile
Setelah perintah, izin file itu akan menjadi -rw-r—r--
Mode Numerik(desimal)
Mode lain dimana chmod dapat digunakan adalah mode numerik. Dalam mode numerik, hak akses file tidak diwakili oleh karakter. Sebaliknya, mereka diwakili oleh tiga digit nomor oktal.
4 = read (r)
2 = write (w)
1 = execute (x)
0 = tidak ada izin (-)
Untuk mendapatkan bit permission yang Anda inginkan, Anda menjumlahkan angka yang sesuai dengan hak aksesnya. Misalnya, izin rwx adalah 4 +2 +1 = 7, rx adalah 4+1 = 5, dan rw adalah 4 +2 = 6. Karena Anda mengatur hak akses terpisah untuk pemilik, grup, dan lain-lain, Anda akan memerlukan nomor tiga digit yang mewakili hak akses dari semua kelompok-kelompok ini.
Kita lihat contoh di bawah ini :
$ chmod 755 contohfile
Perintah diatas akan mengubah hak akses contohfile menjadi -rwxr-xr-x. Pemilik akan memiliki hak akses penuh, read, write, dan execute (7 = 4 +2 +1), grup dan yang lain akan memiliki hak akses read dan execute (5 = 4 +1).
Contoh lain :
$ chmod 640 contohfile
Dalam hal ini, izin contohfile akan menjadi-rw-r-----. Pemilik akan memiliki izin read dan write (6 = 4 +2), kelompok memiliki izin read (4), dan yang lain tidak memiliki izin akses (0).
Mode numerik mungkin tidak sesederhana mode simbolik, tetapi dengan mode numerik, Anda dapat lebih cepat dan efisien mengatur hak akses file.
MENGUBAH KEPEMILIKAN FILE ATAU DIREKTORI
Pemilik sebuah file atau direktori dapat diganti menjadi milik user yang lain. Untuk mengganti digunakan perintah
chown. Berikut adalah cara penulisannya :
$ chown flag [pemilik baru] [nama file atau direktori]
Untuk melihat kepemilikan suatu file dan group, gunakan perintah ls dengan option -l.
Contoh output dari perintah tersebut
-rw-rw-rw- 1 azizah azizah 0 Jan 23 05:32 contohfile
Terlihat nama azizah yang pertama adalah pemilik file dan nama azizah yang kedua adalah nama groupnya. Secara default nama group sama seperti nama pemilik file.
Untuk mengubah kepemilikan file contohfile dengan user lain, kita bisa mengetikkan:
$ chown aku contohfile
Perintah tersebut mengubah kepemilikan contohfile menjadi milik user aku bukan lagi user azizah. Untuk melihat perubahannya lihat kembali detailnya dengan menggunakan perintah.
$ ls –l contohfile
Salah satu
flag yang ada di chown adalah –R. Option –R ini mengubah permission semua file yang ada dalam subdirektori dalam direktori yang sedang aktif. Option –R bekerja secara rekursif,option tersebut mengubah kepemilikan semua objek yang ada dalam direktori bukan hanya kepemilikan direktorinya saja.
Contoh penggunaannya:
$ chown -R aku work
Perintah ini memberikan chown permission bagi user aku terhadap semua file yang ada di direktori work.
catatan : perintah chown harus dilakukan melalui root. User pengganti sudah harus ada dalam sistem.